Saudi Pimpin KTT Arab-Islam Bahas Gaza dan Masa Depan Palestina
Riyadh – Kerajaan Arab Saudi kembali menguatkan peran kepemimpinannya di Dunia Islam dengan menjadi tuan rumah perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Gabungan Arab-Islam yang dihadiri oleh para pemimpin negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI/OIC) dan Liga Arab.
Pertemuan puncak di Riyadh tersebut secara khusus menggalang persatuan dan inisiatif diplomatik ketat untuk menghentikan agresi militer di Gaza, menjamin distribusi bantuan kemanusiaan tanpa hambatan, serta memperjuangkan hak-hak kemerdekaan rakyat Palestina.
"Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan." (QS. Al-Ma'idah: 2)
1. Konsolidasi Kekuatan dan Diplomasi Tingkat Tinggi
KTT Arab-Islam di Riyadh berhasil melahirkan Resolusi Bersama yang menginstruksikan pembentukan komite khusus menteri luar negeri untuk berkeliling ke berbagai ibu kota negara anggota Dewan Keamanan PBB dan pusat diplomasi global.
2. Dorongan Terhadap Solusi Dua Negara
Arab Saudi menegaskan bahwa perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Timur Tengah tidak akan pernah tercapai tanpa diakuinya Negara Palestina yang merdeka sesuai dengan garis batas 1967 dan beribu kota di Yerusalem Timur (Al-Quds Ash-Sharif).



