Pengembangan Pendidikan Bahasa Mandarin di Sekolah dan Universitas Arab Saudi

calendar_month12 Agustus 2026personDitulis oleh Dewan Redaksi Keilmuanschedule1 Menit Membaca
Pengembangan Pendidikan Bahasa Mandarin di Sekolah dan Universitas Arab Saudi
Bagikan:

Riyadh – Integrasi pembelajaran bahasa Mandarin ke dalam kurikulum sekolah dan universitas di Kerajaan Arab Saudi merupakan salah satu proyek pendidikan visioner yang diluncurkan atas arahan Yang Mulia Putra Mahkota dan Perdana Menteri, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud, menyusul kunjungan kenegaraan resmi ke Tiongkok pada Februari 2019.

1. Visi Strategis dan Peluang Global

Keputusan strategis ini bertujuan untuk memperkuat jembatan kebudayaan dan ekonomi antara bangsa Arab dan Tiongkok, membuka peluang karir global bagi pemuda Saudi, serta memfasilitasi transfer ilmu pengetahuan di bidang teknologi, manufaktur maju, dan riset sains terapan.

2. Tahapan Implementasi Kurikulum

Kementerian Pendidikan Arab Saudi telah merancang tahapan implementasi yang terukur:

  • Pemberangkatan ratusan guru dan dosen Saudi untuk menempuh program sertifikasi pengajaran bahasa Mandarin di universitas terkemuka Beijing dan Shanghai.
  • Pembentukan Departemen Bahasa dan Sastra Tiongkok di King Saud University, King Abdulaziz University, dan Princess Nourah University.
  • Penyusunan modul pembelajaran interaktif yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Arab Saudi.

Langkah ini menempatkan Arab Saudi sebagai pionir di kawasan Timur Tengah dalam diversifikasi kompetensi bahasa asing bagi generasi masa depan.

Artikel Terkait